KLASIFIKASI KLON DAUN DENGAN MENGGUNAKAN METODE PRINCIAL COMPONENT ANALYSIS
KLASIFIKASI KLON DAUN DENGAN MENGGUNAKAN METODE PRINCIPAL COMPONENT ANALYSIS
Keywords:
Klasifikasi, PCA, KlonAbstract
Klasifikasi adalah proses membagi objek atau konsep secara logika kedalam klas-klas hirarki,subklas,dan sub-subklas berdasarkan kesamaan yang mereka miliki secara umum dan yang membedakannya. Klasifikasi secara umum juga diartikan sebagai kegiatan penataan pengetahuan secara universal kedalam beberapa susunan sistematis. Principal Component Analysis (PCA) merupakan suatu algoritma yang mampu mengkonversi sekelompok data yang pada awalnya saling berkorelasi menjadi data yang tidak saling berkorelasi (Principal Component). Jumlah Principal Component yang dihasilkan adalah sama dengan jumlah data aslinya, tetapi dapat direduksi dengan jumlah yang lebih kecil dan tetap mampu merepresentasikan data asli dengan baik. Karet adalah tanaman dengan habitus pohon yang tumbuh tinggi dan memiliki batang cukup besar. Pohon karet melindungi diri dengan cara mengeluarkan getah ketika batangnya disayat. Getah dari batang pohon karet dinamakan lateks. Tumbuhan karet biasanya memiliki percabangan yang tinggi di bagian atas. Karet memiliki daun memiliki warna hijau. Panjang tangkai daun utamanya sekitar 3-20 cm, sedangkan panjang tangkai anak daun sekitar 3-10 cm dan ujungnya bergetah. Dalam satu helai daun, biasanya terdapat 3 anak daun dengan bentuk elips, memanjang, dengan ujung daun meruncing. Daun pohon karet akan berubah warna menjadi kuning atau merah pada saat musim kemarau. Para petani karet di indonesia mengalami kesulitan dalam pemilihan bibit karet yg terbaik melalui pengklasifikasian daun karet. Metode yang digunakan dalam penelitia ini menggunakan Principal Component Analysis. Tujuan penelitian ini untuk memberikan bobot kualitas terbaik karet dengan melalui daun menggunakan Principal Component Analysis.




